by

Wiraswasta Peringkat Pertama Paling Banyak Melakukan Pelanggaran Lalu Lintas

NTBone.id-Mataram-Memasuki hari keenam Operasi Patuh Gatarin 2020 yang dilaksanakan oleh Polda NTB dan Polres/ta jajaran sudah menindak sedikitnya 5.061 pelanggar dengan melayangkan 2.151 surat tilang dan 2.910 surat teguran kepada pelanggar, sedangkan untuk jumlah kecelakaan sebanyak 9 kejadian dengan korban meninggal dunia sebanyak 3 Orang, Luka berat 3 Orang dan luka ringan 8 Orang dengan kerugiaan meteriil sekitar Rp.3.500.000. Rabu (29/7)

Kabid Humas Polda NTB  Kombes Pol Artanto mengatakan untuk pelanggaran masih didominasi oleh pengendara sepeda motor dan paling banyak ditindak karena tidak menggunakan helm yakni 1.358 pengendara.

“Pengendara masih dibawah umur sebanyak 102 pengendara, melawan arus sebanyak 12 Pengendara, mengunakan handphone 3 pengendara dan lain-lain sebanyak 427 pelanggar,”ungkapnya

Adapun  pelanggar  berdasarkan  berprofesi yaitu  karyawan/wiraswasta masih menduduki peringkat pertama paling banyak melakukan pelanggaran yakni menjadi 1.172 Orang .

“Untuk pelajar/mahasiswa sebanyak 535 Orang, PNS sebanyak 167 Orang, sopir sebanyak 122 Orang dan profesi lain sebanyak 155 Orang,”jelasnya

Selain itu Satgas Operasi Patuh Gatarin jajaran Polda NTB yang paling banyak melayangkan surat tilang terhadap pelanggar lalu lintas sampai hari keenam ini masih dipegang oleh Polresta Mataram sebanyak 414 tilang disusul Polres Lobar 396 tilang, Polres Sumbawa Barat 382 tilang, Ditlantas Polda NTB 180 tilang,

“Untuk  Polres Loteng 178 tilang, Polres Polres Lotim 126 tilang, Polres Bima Kota 122 tilang, Polres Dompu 104 tilang, Polres Lotara 101 tilang, Polres Bima 93 tilang, dan terakhir Polres Sumbawa dengan 55 tilang,”ucapnya

Dalam operasi patuh gatarin 2020 personel Satgas Operasi Patuh juga terus meningkatkan kegiatan pre-emtif dan preventif dengan mensosialisasikan imbauan berkendara yang baik dan aman ikuti aturan berlalu lintas baik secara langsung maupun melalui media massa serta tetap mematuhi protokol pencegahan penyebaran covid-19.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.