by

Tak Kuat Dengan Perbuatnya Anak Kandungnya, Inaq Kalsum Lapor Polisi

Mataram-Inaq Kalsum Ibu kandung dari Mahsun (Terlapor) yang didampingi kuasa hukumnya Lalu Anton Hariawan pada Rabu pagi mendatangi Polda NTB untuk melaporkan anak kandungnya Mahsun dengan dugaan kasus ITE ke Ditreskrimsus dan penggelapan harta warisan ke Ditreskrimum. Rabu (1/7)

kuasa hukum Inaq Kalsum  Lalu Anton Hariawan mengatakan bahwa warisan hasil penjualan tanah sebasar Rp 240 juta diduga telah di gelapkan oleh anak kandungnya Mahsun.

“Uang hasil penjualan tanah warisan Rp240 juta yang djual oleh anak Inaq Kalsum ini diberikan hanya 15 juta itu pun dibeliakn motor kepada cucunya dari menantu pertamanya,” ucap Anton

Lebih lanjut Anton menjelaskan, Mahsun adalah buah pernikahan Kalsum dengan Mudahan pada tahun 1972. Mudahan meninggal dunia meninggalkan harta warisan tanah sawah, rumah, dan pekarangan dengan luas Tanah yang luasnya 40 are dijual seharga Rp240 juta.

“Inaq Kalsumseharusnya mendapatkan setengah harta suaminya ditambah lagi sepertiga dari harta bagian suaminya yang meninggal,”jelasnya

Selain itu Mahsun juga diLaporankan terkait dugaan pelanggaran ITE pasal 27 ayat 1. Terkait dengan pernyataan Mahsun yang dianggap menuduh Kalsum menggelapkan motor Honda Beat.

“Bagaimana Mau mengelapkan Motor, Inaq Kalsum aja tidak  bisa naik motor dan   dipakai saudara-saudaranya.,” ujar Anton.

Sementara Inaq Kalsum mengaku mahsun tetap dianggap sebagai anak tersayangnya namun untuk sebagai bentuk pembelajaran karena sudah tak menghormatinya membuat hati dna batinya terluka dan memilik melaporkan anak kandungnya tersebut.

“Dia sudah tak menghormati saya lagi dan  karena saya sudah tidak tahan. Sudah tidak ada maaf. Dan jalan terakhir laporkan dia kepolisi biar effek jera.,” ungkap inaq Kalsum.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.