Ditres Narkoba Polda NTB Gagalkan Peredaran Shabu Asal Medan Di Kota Mataram

Redaksi7.com-Mataram – Tim Operasional Direktorat Reserse Narkoba polda NTB  kembali berhasil menggagalkan penyelundupan dua kilogram lebih  sabu-sabu asal Medan, Sumatera Utara. Yang diabwa oleh seorang pria dan dua wanita dengan menggunAkan pesawat. Minggu (2/8)

Ketiga pelaku yang ditangkap masing-masing MF alias Panji (37), LRM alias Lita (24), dan RS alias Ayu (24).

Direktur Reserse Narkoba Polda NTB Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf  didampingi kabid humas polda NTB Kombes Pol Artanto dalam keterangan persnya mengatakan peredaran shabu ini berhasil digagalkan berkat kerjasa sama anatar tim puma , tim rinjani dan tambora di lapangan.

“Jadi keberhasilan personel gabungan Polda NTB berkat informasi dari warga masyarakat,” kata Kombes Pol Helmi.

lebih lanjut Kombes Pol Helmi menjelaskan bahwa aksi mereka membawa dua kilogram sabu-sabu ini terungkap berdasarkan petunjuk dari hasil pengembangan di lapangan.

ketiga peelaku dibekuk saat mereka berada di angkutan umum Jalan AA. Gede Ngurah, wilayah Cakranegara, Kota Mataram.

” tim langsung melakukan pengintaian dan mencegat kendaraan umum yang mereka tumpangi ketika melintas di jalan wilayah Cakranegara,” ujarnya.

selanjutnya petugas melakukan menggeledah ketiga pelaku beserta barang bawaannya. Dengan menerjunkan  anjing pelacak dari Unit K-9 milik Polda NTB, dan berhhasil mengamnkan barang bukti dua kilogram sabu-sabu ditemukan dalam dua koper.

“Serbuk kristal putih itu telah disembuyikan 18 botol bedak yang terselip diantara pakaian dalam dua koper besar,”ucap Helmi

Berkat informasi ketiga pelaku petugas selanjutnya bergegas menangkap milik sekalgus pemesan shabu berinisial MK.

“Rencananya transaksi akan berlangsung di salah satu hotel berbintang di wilayah Cakranegara,”jelasnya

selanjutnya  pelaku MF menerima pesan untuk datang ke lokasi yang diminta oleh bandar. Lokasi yang dipetakan sebagai transaksi narkotika itu berada di Jalan Rajawali Raya, wilayah Selagalas, Kota Mataram.

“Transaksi pun terjadi, pelaku MF yang disiapkan dengan dua kilogram sabu-sabu dalam 18 botol bedak datang menghampiri MK dan menyerahkan barang bukti,’ungkapnya

Personel yang melihat transaksi berhasil, langsung melakukan penyergapan. Namun MK melakukan perlawanan dengan mengeluarkan senjata tajam dan menolak menyerahkan diri meskipun personel telah memberikan tembakan peringatan ke udara.

“Karena pelaku bandar ini mengeluarkan sajam membahaykan petugas dan warga terpaksa kami tindakan tegas terukur, ” kata Helmi.

Dari tangan pelaku personel mengamankan keris yang ada padanya. Satu pucuk revolver rakitan dengan dua butir peluru juga ditemukan dari penggeledahan badan.

Keempat tersangka bersama barang bukti kini telah di amankan di Polda NTB untuk proses hukum lebih lanjut. Tersangka di jerat dengan pasal 112 ayat 2 dan pasal 132 ayat 1 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati.

Share this:

42 times!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!