by

SAR Mataram Berikan Latihan Terhadap Puluhan Potensi SAR di di  KEK Mandalika Antisipasi Bencana

Redaksi7.com, Lombok tengah – Indonesia merupakan Negara Kepulauan yang letaknya tepat pada ujung pergerakan tiga lempeng dunia yaitu lempeng Eurasia, Indo-Australia dan Pasifik. Selain itu, Indonesia juga terletak di atas sabuk vulkanik yang memanjang dari pulau Sumatra, Jawa, Nusa Tenggara, dan sampai ke pulau Sulawesi. Hal inilah yang membuat Indonesia sebagai salah satu Negara paling rawan terkena bencana alam.

Untuk mengantisipasi bencana atau kecelakaan di darat maupun diair, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Basarnas Mataram memberikan pelatihan terhadap 50 orang dari berbagai potensi SAR yang berada di kawasan ekonomi khusus (KEK ) Mandalika kabupaten lombok tengah, NTB.

“Kami akan mewadahi para potensi SAR pencarian dan pertolongan, setelah mereka mempunyai wadah artinya kami bisa mendata kemampuan potensi apa saja, setelah terdaftar di kita dan pada saatnya nanti terjadi kecelakaan atau bencana kita akan melakukan operasi SAR,” kata Nanang Sigit PH, Kepala SAR Mataram

Lebih lanjut Nanang menegaskan bahwa jika potensi yang dilatih sudah memiliki keterampilan akan diikutsertakan dalam operasi pencarian dan pertolongan saat bencana maupun kecelakaan baik di darat maupun di air.

“Potensi-potensi yang sudah terdata dan memiliki keterampilan kita akan ikut sertakan dalam operasi pencarian dan pertolongan,” ungkapnya

Dalam kegiatan pelatihan ini,  para potensi SAR diberikan pelatihan teknik dasar berupa  “pertolongan pertama (first aider)” terhadap korban bencana baik di darat maupun di air.

“Pertolongan pertama  tahu First Aider ini adalah sesuatu yang dasar atau yang harus ada pada potensi SAR baik itu dalam pertolongan di air berupa kecelakaan kapal maupun udara kemudian kecelakaan di jalan raya First Aider ini semuanya diperlukan,” jelasnya

First Aider merupakan basic yang sangat diperlukan oleh para potensi SAR, dikarenakan bagaimana memberikan pertolongan awal kepada orang yang sedang mengalami kecelakaan itu hanya hitungan menit jika tidak segera dilakukan pertolongan akan menyebabkan kematian.

“Makanya kami akan melatih di tempat-tempat rawan bencana seperti di lombok tengah ini adalah komunitas yang berada di kawasan mandalika, dengan ada mereka di lokasi lebih cepat melakukan pertolongan kepada wisatawan maupun warga,” jelasnya

Sementara itu Sekda Kabupaten Lombok Tengah Lalu Firman Wijaya mengatakan Pelatihan Potensi SAR “Pertolongan Pertama kawasan Mandalika, dimana  pemerintah  telah menetapkan mandalika sebagai destinasi pariwisata super prioritas (DPSP).

“Sehingga potensi tsunami di wilayah ini cukup besar,” kata Lalu Firman Wijaya.

Selain itu Firman berharap pelatihan potensi SAR ini lebih cepat dan efektif saat melakukan pencarian dan pertolongan saat terjadi bencana ataupun kecelakaan di kawasan ekonomi khusus mandalika.

“Dengan adanya potensi SAR ini tak lagi harus menunggu tim SAR Mataram untuk melakukan pencarian dan pertolongan saat bencana terjadi, karena bisa dilakukan secara mandiri,” ungkapnya

Dengan pelatihan kepada puluhan potensi SAR di kawasan Mandalika ini akan memberikan rasa aman dan nyaman kepada wisatawan yang sedang berlibur di pulau lombok, lebih khusus di lombok tengah.

Kegiatan pelatihan potensi sar “pertolongan pertama (first aider)” yang diselenggarakan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram dilaksanakan selama enam hari, sejak tanggal 17 hingga 22 Mei 2022, dengan jumlah peserta sebanyak 50 orang.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.