by

Lombok Barat Bertekad Capai Target Vaksinasi 70%

Lombok Barat, NTB – Kabupaten Lombok Barat, bertekad untuk mencapai target Vaksinasi 70%, dan untuk mencapai ini, dibutuhkan 300 ribu target sasaran Vaksin.

Untuk itu, TNI-Polri dan Pemerintah Kabupaten Lombok barat, akan memobilisasi masyarakat untuk melakukan Vaksinisasi.

Sehingga dibutuhkan kesiapan Validasi Data yang matang dan kekuatan personel Tim dilapangan.

Ini dibahas dalam pertemuan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, bersama Kepolisian dan TNI, untuk mencapai target Vaksinasi 70%, Jumat (24/9/2021).

Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid, S.Ag.,M.Si menegaskan, pihaknya serius menindaklanjuti Vaksinisasi ini.

“Bila perlu bekerja sampai malam, dimana secara teknis perlu disiapkan kebutuhan, khususnya pendataan,” ungkapnya.

Sehingga, akan memaksimalkan pendataan lebih awal masyarakat yang belum dilakukan Vaksinisasi.

“Selanjutnya, melakukan mobilisasi Masyarakat, termasuk memenuhi kesiapan kebutuhan Tim, serta memaksimalkan petugas nakes,” katanya.

Kemudian, Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus S. Wibowo, SIK mengatakan Menyambut Event World Superbike, posisi Lombok Barat cukup penting.

“Sebagai  penyeimbang wilayah Kab. Lombok Tengah, dalam mensukseskan event World Superbike ini,” ungkapnya.

Sehingga, Lombok Barat bertekad, untuk dapat mencapai target vaksinasi 70%, dengan menyiapkan Tim secara maksimal.

“Melakukan langkah – langkah menyentuh masyarakat secara langsung, dengan memetakan dan mendatakan, bagi yang belum melakukan Vaksinisasi,” katanya.

Terkait NIK KTP yang belum online, telah dilakukan koordinasi dengan Dinas Dukcapil, untuk tidak menjadi persoalan mengenai NIK.

“Selain itu, akan diberikan dukungan dengan fasilitas lainnya, serta perbanyak titik lokasi Vaksinisasi untuk mempermudah memobilisasi masyarakat,” ujarnya.

Bahkan akan manfaatkan teknologi aplikasi Smart Checking, untuk pelaksanaan pendaftaran peserta sasaran vaksinasi.

“Sehingga untuk mempermudah dalam melakukan pendataan,” imbuhnya.

Menyikapi ini, Kadis Dukcapil Lombok Barat Drs. M. Hendrayadi mengatakan data yang akan disandingkan, segera akan disiapkan.

“Di Lombok Barat, untuk setiap kecamatan sudah ada operator untuk mengonlinekan data NIK masyarakat,” ungkapnya.

Sehingga, Masyarakat tanpa perlu ke Dinas Dukcapil, selain itu pihak Dukcapil akan menyiapkan peralatan  mengenai sinkron data NIK.

“Terutama di wilayah yang rawan masalah NIK yang tidak online,” pungkasnya.

Kemudian, Kabid P3KL Dinas Kesehatan Lombok Barat, dr. Fathoni memaparkan angka yang perlu divaksinasi di Lombok barat.

“Dilombok Barat, sebanyak 530.000 target, dimana untuk mencapai angka angka 70%, dibutuhkan setidaknya 371.121, yang akan dilakukan Vaksinisasi,” ungkapnya.

Menurutnya, saat ini kesiapan Tim di Puskesmas sebanyak 40 tim, Rumah Sakit sebanyak 4 Tim, dimana satu Tim Vaksinisasi membutuhkan minimal 4 Nakes.

“Satu Tim terdiri dari empat nakes, diantaranya, dua Nakes untuk skrining dan dua nakes untuk Vaksinisasi,” katanya.

Sedangkan Tim yang sudah siap diterjunkan sebanyak 100 Tim yang akan diturunkan, dengan target satu Desa maksimal 1.000 sampai 2.000 Vaksinisasi dalam sehari.

“Itu difokuskan dengan membawa empat sampai lima Tim,” tandasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed