by

Basarnas Gelar Pelatihan Peyelamatan Dalam Kondisi Ketinggian Di KEK Mandalika

Lombok Tengah-Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mataram Melakukan mengelar pelatihan terhadap  25 orang potensi search and rescue dalam upaya penyelamatan saat terjadi kondisi membahayakan nyawa manusia di NTB lebih kusus di destinasi prioritas Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika,Senin (7/6)

Rapat koordinasi dan pelatihan bagi potensi SAR yang berlangsung di salah satu hotel berbintang  di KEK Mandalika tersebut dibuka oleh Direktur Bina Potensi Basarnas Mochamad Hernanto, didampingi Kepala Kantor Basarnas Mataram Nanang Sigit PH.

“Dalam Kegiatan ini kami melatih sebanyak 25 orang lokal yang nantinya bisa memberikan respon bantuan kepada korban secara cepat, saat bencana sewaktu-waktu bsia terjadi” kata Mochamad Hernanto Direktur Bina Potensi Basarnas

lebih lanjut ia menegaskan bahwa Basarnas,  harus  benar-benar peduli dengan KEK Mandalika karena merupakan salah satu dari lima destinasi wisata super prioritas di Indonesia.

“Dengan membentuk unit siaga SAR di KEK Mandalika, namun personelnya masih relatif sedikit, yakni hanya enam orang. Oleh sebab, itu dibutuhkan peran potensi SAR yang sudah diberikan pelatihan,”jelasnya

selain itu pihaknya sudah memberikan pelatihan pertolongan dan pencarian di perairan (rescue water) kepada potensi SAR di KEK Mandalika dan selanjutnya SAR melakukan pelatihan penyelamatan dalam kondisi ketinggian.

“Hari kita memberian pelatihan tentang penyelamatan dalam kondisi ketinggian, dikarenakan dis ekitar KEK banyak perbukitan,” ujarnya.

sementara itu Kepala Basarnas Mataram Nanang Sigit PH menjelaskan bahwa  pelatihan potensi SAR di KEK Mandalika sangat penting dilakukan karena melihat kejadian kondisi membahayakan nyawa manusia yang sering terjadi di wilayah perairan laut selatan Lombok.

“Seperti kita ketahui bahwa pontesi membahayakan nyawa manusia yang terjadi di NTB banyak di perairan dan perbukitan,”jelasnya

ditambahkan nanang sepanjang 2020 hingga Mei 2021, kata dia, ada 14 kejadian kondisi membahayakan nyawa manusia di perairan laut selatan Lombok, termasuk di wilayah perairan laut KEK Mandalika.

” Kami tidak berharap adanya musibah, tapi kami wajib mempersiapkan diri menghadapi berbagai kemungkinan bisa terjadi,” ujar Nanang.

Dengan adnaya pelatiahn pontesi SAR ini memberikan bukti kepada dunia bahwa KEK Mandalika sudah memenuhi unsur protokol, kesehatan, keselamatan, dan keamanan bagi orang untuk berkunjung.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *