by

Hampir Kena Tipu Oleh 2 Orang Tak Dikenal, Ternyata Iptu Rita Alami Kejadian Ini

MATARAM – Kasat Lantas Polres Lombok barat Iptu Rita Yuliana S.I.K., M.M hampir kena tipu oleh dua orang yang tidak dikenal saat ia bersama anggota Srikandi Zebra melaksanakan Patroli covid-19.

 

Kejadian penipuan yang dialami Kasat Lantas cantik tersebut ternyata hanyalah sebuah film yang berjudul Pagahdlokdon karya Bidhumas Polda NTB yang garap pada hari rabu (3/3) minggu lalu. Film pendek bergenre komedi tersebut kemudian disebarkan melalui akun youtube, selasa (9/3) sebagai bahan himbuan kepada masyarakat tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan covid-19.

 

“Film ini bergenre komedi yang diperankan dua orang personel yakni Briptu maman dan Briptu Tauffan dimana dalam film ini mereka diceritakan adalah orang yang sangat ngeyel saat dikasih tau. Film ini kami buat sebagai sarana dalam memberikan himbauan kepada masyarakat tentang tugas-tugas Kepolisian,” ungkap kabidhumas Polda NTB Kombes Pol Artanto S.I.K., M.Si saat ditemui diruanganya Selasa (9/3).

 

Dalam sebuah adegan film tersebut diperlihatkan Iptu Rita dan personelnya mendapati dua pemuda yang tengah asik mengobrol tidak menggunakan masker di sebuah taman, bundaran patung sapi, Kecamatan gerung, Kabupaten Lombok Barat.

 

Melihat kedatangan Personel Srikandi Zebra menghampiri mereka dan merasa akan dihukum Push up. Kedua pemuda itupun berencana menipu Iptu Rita dan anggotanya dengan cara salah satunya menyamar sebagai wisatawan cina yang sok sokan menggunakan bahasa mandarin yang entah artinya apa untuk mengelabui petugas.

 

Iptu Rita yang merasa kebingungan akhirnya ia pun membalas perkataan kedua pemuda tersebut dengan bahasa mandarin yang fasih dan benar sehingga membuat keduanya bingung, melongo dan malu sendiri.

 

Lebih lanjut, Artanto mengungkapkan himbauan dalam bentuk film pendek tersebut sengaja dibuatnya agar lebih mudah diterima oleh masyarakat. Menurutnya himbauan tak hanya dilakukan secara langsung namun juga bisa dilakukan melalui media sosial mengingat masyarakat juga sudah banyak yang menggunakan medsos dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Mengingat kita sudah memasuki era 4.0 bahkan 5.0 maka kami dari Polri Presisi (Prediktif – Responsibilitas – Transparansi Berkeadilan) dituntut untuk memberikan imbauan harkamtibmas kepada masyarakat dengan mengedepankan sisi humanis,” pungkasnya.

 

Lebih lengkapanya tentang film tersebut, silahkan kunjungi laman youtube https://youtu.be/Ym0xDEP46ao

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed