by

Polda NTB Ungkap Ungkap Kasus Pencurian Uang Di ATM Dimataram Dan Lobar

-Uncategorized-96 views

Mataram-Kapolda NTB dna jajaran berhasil mengungkap empat orang pelaku dalam kasus pembobolan mesin ATM yang terjadi diwilayah Mataram dan kabupaten lombok barat yang terjadi pada bulan April s.d Mei 2020. bertempat di Loby Command Center Polda NTB. Jumat(29/5)

Kapolda NTB Irjen Pol M. Iqbal mengungkapkan terimakasih kepada jajarannya atas keberhasilan dalam pengungkapan kasus dan kedepan agar lebih ditingkatkan lagi untuk memberikan perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat.

“dengan keberhasilan ini mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,”ungkapnya

Adapun identitas para Tersangka masing-masing berinisial LWP alias WR alias CK (25) RESIDIVIS CURAT, TY alias IB alias JW (30) RESIDIVIS CURAT, HS alias LH (17) dan  HDR alias. AD (25)

“Adapun Kronologis. Para  Pelaku (LWP alias WR alias CK, TY alias IB alias JW, dan EBI (dalam pengejaran) dengan menggunakan sepeda motor menuju GERAI ATM kemudian dengan mempergunakan linggis mencongkel mesin ATM dan mengambil uang yang ada di Kotak EXIT SHUTER,”jelasnya

melalui rekaman CCTV yang didapatkan dari masing-masing TKP dan mengarah kepada pelaku atas nama LWP alias WR alias CK WR alias CK kemudian petugas  berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku LWP alias WR alias CK di rumahnya,

“Dari hasil interogasi pelaku Tim berhasil melakukan penangkapan pelaku lainnya atas nama TY alias IB alias JW namun pada saat Tim melakukan pencarian barang bukti di daerah Ampenan Kota Mataram ,”ujarnya

Dalam penangkapan para pelaku mecoba melarikan diri sehingga Tim Resmob Polresta Mataram melumpuhkan pelaku dengan memberikan tembakan kearah kaki palaku karena tidak mengindahkan tembakan peringatan Tim,

“Dari hasil pemeriksaan didapatkan bawa para pelaku juga melakukan kejahatan pencurian bersama dengan pelaku lainnya yang bernama  HS alias LH dan HDR alias AD, berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut Tim melakukan penangkapan pelaku HS alias LH dan HDR alias AD tanpa adanya perlawanan di rumah masing-masing,”beber kapolda

Adapun barang bukti yang diamankan petuags satu potong baju kaos oblong ukuran 1) unit sepeda motor merk HONDA SCOOPY No Pol : DR 3190 CV, warna coklat hitam dan potong celana panjang jenis jean merk WANDERLUZT warna hitam

“Terhadap para tersangka penyidik menjeratnya dengan Pasal 363 ayat (1) ke 4, ke 5 KUHP (ancaman hukuman 7 (tujuh) tahun penjara),”tutup Kapolda

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.