by

Satgas Pencegahan Covid 19 Lobar Ajak Tokoh Agama Dukung Pencegahan Covid 19

-Uncategorized-41 views

Redaksi7.com-Lombok Barat-Satgas pencegahan covid 19 kabupaten lombok barat mengelar Sosialisaai Pencegahan penularan  Covid 19 bersama Tokoh Agama se – kabupaten Lombok Barat yang berlasngung di Bencingah Kantor Bupati Lombok Barat.Kamis (7/5)

Kegiatan dihadiri oleh Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid, S.Ag, M.Si, Ketua DPRD,  Sekda Lombok Barat, Pimpinan Forkopimda, Dandim 1606 Lobar, Kapolres Lombok Barat, Waka Polresta Mataram,  Kajari, Para Tokoh Agama/Tuan Guru, KNPI Lobar,  Tim gugus tugas Covid – 19 .

Kepala bidang pelayanan dinas kesehatan kabupaten lombok barat  Dr. Ahmad Fatoni selaku tim penangan covid 19 yang intinya menyampaikan pemaparan perkembangan covid 19 di wilayah kab.  Lobar.

“Kasus covid 19 untuk tingkat prov. Sudah mencapai 300 yang positif,  urutan nasional NTB berada  ke 7 dan untuk Kabupaten Lobar berjumlah 44 orang positif,”katanya

Dari 10 kota di NTB, kabupaten lombok barat  berada di urutan no 2, sehingga Kab.  Lobar sudah merupakan zona merah, termasuk semua Kabupaten yang ada di NTB sudah kena zona merah.

“Yang paling menakutkan tentang virus corana yaitu penyebarannya yang sangat cepat,”ujarnya

Sampai dengan hari belum ada obat covid 19, namun penceagahan dapat dilakukan dengan cara sosial distancing,  pshychal distancing,  menggunakan masker dan rajin mencuci tangan serta makan makanan yang bergizi.

“Virus ini tidak memandang siapapun, termasuk tenaga medis dan saat ini kasus di NTB selalu meningkat,”tegasnya

Dijelaskan Fatoni nama akarnya  Terkait keterbatasan Rumah sakit gerung, diharapkan kepada hadirin malam ini agar bisa membantu pencegahan  covid 19 khususnya di Kab Lobar.

Bupati Lombok Barat fauzan khalid mengatakan bahwa dalam tugas kemanusiaan terkait penganan covid 19 yang telah melanda dunia dan yang paling banyak kena di amerika.

“Indonesia berjumlah 13 ribu,  meninggal sekitar seribu orang,  NTB berada di urutan ke 7,”ucapnya

Masalah hukum covid 19 semua negara islam sudah mengluarkan fatwa  terkait dengan ibadah yang hubunganya dengan covid 19.Efek sosial ekonomi, di Kabupaten Lombok Barat setengah PAD digunakan untuk merelokasikan  kepentingan membantu masyarakat.

“Untuk itu, bantuan para Tokoh Agama agar bisa menyampaikan kepada masyarakat untuk berkontribusi mencegah penyebaran virus corona ini,”harapnya

Walaupun Lombok Barat masih ada Rumah Sakit Narmada yang nantinya akan menangani pasien khusus covid 19 namun masalahnya petugas Kesehatan kota mataram saat ini kewalahan karena sudah banyak yang kena covid 19.

Sementara itu Kapolres Lobar AKBP Bagus S. Wibowo menyampaikan  selama beberapa bulan ini sudah berjuang untuk menyadarkan masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid 19.

“Penaganan Virus corana dimulai dari diri sendri dan kerja sama dari semua pihak untuk melakukan pencegahan pneyebaran covid 19,”ujarnya

Terkait dengan covid ini, sebagian besar dan seluruhnya paham dan diharapkan untuk menyampaikannya juga kelingkungan tempat tinggal dan hukum sudah dilakukan pemanggilan terhadap beberapa orang yang masih melakukan aktiftas dimasjid, namun sampai saat ini masih tetap ada yang melakukan aktifitas.

“Pihak Kepolisian tidak melarang masyarakat untuk beribadah, namun yang harus diperhatikan bahwa saat ini masjid berpotensi sebagai penyebaran covid 19,”terangnya

Kapolres mengharapkan kepada Tokoh Agama untuk menyadarkan masyarakat, dan bagi yang tidak mengindahkan, ini berpotensi bisa dipidanakan.

“Covid 19 sangat berbahaya, dimasa pandemi saat ini ketika anjuran pemerintah tidak diikuti bisa disangkakan sebagai provokator dan bisa dipidakan,”harapnya

Dandim 1606 Lobar yang intinya menyampaikan bahwa saat ini situasi sangat parah yang bisa dikatakan berperang melawan virus tidak kasat mata

“Komponen masyarakat berperan besar dan tokoh sangat berpengaruh besar bagi masyarakat dalam upaya memberikan himbauan kepada masyarakat,”katanya

Dari pihak aparat sudah dor to dor ke wilayah wilayah sehingga diharapkan bersama sama Bersatu  dalam penangann wabah covid-19.

Hal senada juga disampaikan oleh Satgas Pencegahan Covid-19 sekaligus Ketua FKUB Lobar TGH Subki Sasaki menyampaikan bahwa penyebaran c 19 ini sngat berbaya.

“Semua sumberdaya sudah digunakan untuk covid ini, diharapkan kesadaran semua pihak untuk menyampaikan kepada masyrakat tentang bahya virus c 19,”ungkapnya

Apabila terus seperti ini, negara bisa miskin dan saat ini terkait Covid 19 Ini tidak ada yang bsa menjawab kapan berakhir tanpa adanya kesadaran dari masyrakat itu sendiri.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.