by

Ratusan Warga Desa Suka Makmur Tuntut BPD Mundur

-Uncategorized-69 views

Redaksi7.com-Lombok Barat-Sebanyak 150 orang  warga dari tiga dusun yakni ketejer,  makmur dan kebon kongok pemekaran desa suka makmur kecamatan gerung kabupaten lombok barat, kembali mengelar aksi demo di kantor desa setempat , menunut badan permusyawaran desa (BPD) desa setempat untuk mundur dari jabatanya, Selasa (5/5).

Adapun kedatangan warga untuk menagih janji yang menuntut agar Ketua BPD memundurkan diri dari jabatannya karena dinilai tidak adil dalam mengambil keputusan serta menilai Kades telah diintimidasi oleh ketua BPD.

“Perwakilan warga Masyarakat tetap menuntut ketua BPD harus turun dari jabatannya dan apabila tidak bisa maka kades yang harus turun dari jabatannya,” kata salah satu perwakilan massa

Selain itu mereka menilai bahwa pemerintahan desa setempat, kurang singkron meka menduga kades diintimidasi oleh BPD.

“Warga menuntut kades harus mengambil kebijakan untuk memberhentikan BPD dan apabila tetap tidak mau masyarakat menginginkan kades yang turun dari jabatanya,”ujarnya

Sementara itu kades suka makmur  menangapi Tanggapan atas tuntutan warga  tersebut, mengatakan tidak bisa dipenuhi karena semua ada prosedur dan sama – sama memiliki SK dari bupati,

“Kami  tidak berani memberikan keputusan karena tidak ada kewenangan dalam memberhentikan BPD,”kata kades

Kapolsek gerung IPTU Syarifuddin Zohri  melalui waka polsek gerung IPTU Sofyan  menyampaikan agar masyarkat tidak ada anarkis didalam menyampaikan anspirasi dan permasalahan harus dselesaikan dengan baik.

“ Setelah dilakukan negosiasi yang alot dapat diputuskan oleh kadus egok bahwa Ketua BPD siap mundur  dan akan dibuatkan surat pemunduran diri sebagai dan sebagai jaminan camat Gerung agar masyarakat percaya,”katanya

Dalam negosiasi terebut camat Gerung menyampaikan yang intinya bahwa sdr.  Jumawardi S. Pdi ( Ketua BPD) sudah mundur sebagai Ketua maupun anggita BPD Desa Suka Makmur mulai malam ini.

“Setelah mendengar penjelasan dari camat gerung pada pukul 00.30 warga mulai berangsur meninggalkan kantor desa situasi aman terkendali,”tutup Sopyan

Dalam aksi tersebut masyarakat ada  oknum warga yang membakar petasan yang menyebabkan atap parkiran kantor desa rusak (jebol) dan membuang petasan diseputaran kantor desa serta ada oknum warga kembali melakukan pengerusakan kaca kantor desa bagian depan hingga pecah.

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.