by

Terkuak, Kasus Tewasnya Ketua BKD Desa Wekan Bermotif Salah Paham

-Uncategorized-31 views

Redaksi7.com-Lombok Timur- Tim dari kepolisian langsung bergerak cepat dan Kurang dari  1×24 tim gabungan  tim opsnal polres lotim dan tim opsnal polres loteng yang di Back Up oleh Tim Opsnal Polda NTB , berhasil melakukan penangkapan terhadap 3 orang pelaku penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal Dunia. Terhadap ketua BKD Desa wekan Kecamatan Jerowaru Kab. Lotim. Kamis (30/4)

Ketiga orang yang diamankan  dengan inisial JH, ( 65 ), AF (65) dan AM (44) ketiganya warga asal dusun  Montong Lesun, Desa  Semoyang, Kec. Praya Timur, Kab. Lombok Tengah, mereka ditangkap dirumahnya masing-masing tanpa ada perlawanan.

“Ketiganya pelaku ini  diduga sebagai pelaku penganiayaan terhadap ketua BKD desa Wekan Maskur  yang meninggal dunia,” ungkap Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto.

Adapun kronoligis peristiwa penganaiyaan sadis tersebut berawal dari adanya pencurian ternak yang terjadi di Dsn. Embung Kao, Ds. Wakan, Kec. Jerowaru kab. Lotim milik  Amaq Har  kemudian  Amaq Har menelpon korban dan beberapa rekannya dengan maksud untuk meminta pertolongan agar menyusul jejak kaki kerbaunya yang di bawa kabur oleh pelaku,

“ pada saat kejadian tersebut korban bersama 3 Orang rekannya berjalan dari rumah menuju arah Lombok Tengah dengan berjalan kaki untuk  mencari jejak kerbau milik korban namun Sesampai di perbatasan Lotim dan Loteng tepatnya di Dsn. Tuping, Ds. Wakan korban bertemu dengan segerombolan orang yang berada di pinggir sawah dengan membawa Tombak, parang dan Senter,”tuturnya

karena posisi gelap korban langsung menghampiri para pelaku dengan maksud ingin menanyakan aktivitas pelaku namun para pelaku justru berteriak maling dan mereka mengira grombolan korban adalah pelaku pencurian ternak.

“korban dan tiga terduga pelaku terjadi perkelahian yang menyebabkan korban tersungkur bersimbah darah dengan beberapa Luka Tusukan di bagian tubuh korban,”jelasnya

Disamping melakukan penangkapan terhadap para pelaku tim juga mengamankan beberapa barang bukti yang disita dari pelaku antara lain, Buah Parang Milik Pelaku, Sebuah buah tombak yang  berlumuran darah milik pelaku, dan sebuah Buah Tombak tanpa bercak darah dan telah diamankan dari  dalam rumah pelaku.

“ Dari hasil introgasi  terhadap para pelaku diduga kejadian tersebut  karena ada kesalah pahaman antara para pelaku dan korban saat  melakukan pencarian  2(dua)kerbau milik Amak HAR  yang hilang,”tutup Artanto

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya Saat ini Pelaku dan Barang Bukti diamankan di Polres Lotim guna pengembangan dan  Proses hukum lebih lanjut.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.