by

Seorang Pria Paruh Baya Tewas Teggelam Saat Menjaring Ikan

-Uncategorized-50 views

Redaksi7.com-Lombok Barat-Sesosok mayat pria gegerkan warga nelayan di Pantai elak elak dusun Pengawisan  Desa Sekotong barat kecamatan sekotong kabupaten lombok barat. Diduga korban merupakan seorang nelayan yang tewas tenggelam saat akan menjaring ikan, Senin (13/4)

Kapolsek Sekotong Iptu I Kadek Sumerta  mengatakan bahwa Informasi Warga atau korban di duga Tenggelam di peroleh dari salah seorang warga pengawisan.

“Warga memberikan menginformasikan kepada Bhabinkamtibmas Desa Sekotong Barat bahwa di pantai Elak-elak ada korban tenggelam,”ungkap Kapolsek Sekotong Iptu I Kadek Sumerta

Selanjutnya Personel Polsek Sekotong langsung melaksanakan pengecekan di lokasi tempat Korban di duga tenggelam yakni di antara perairan ujung Pantai elak elak dengan Gili penyu dusun Pengawisan desa Sekotong barat.

“ Adapun identitas kami peroleh Korban bernama Amaq Munah alias Seron, laki laki,  umur diperkirakan 50 Tahun,  islam,  sasak,  alamat Dusun menjut Desa Kedaro,”jelasnya

Adapun Kronologis teggelamnya korban Sekitar pukul 12.30 wita Korban di duga menjaring ikan di perairan ujung Pantai elak elak dengan Gili penyu dusun Pengawisan desa Sekotong barat , bersama saksi atas nama Amaq Saman.

“Sebelumnya saksi telah melarang Korban untuk memancing dilokasi tersebut,  namun Korban tidak mengindahkan larangan saksi,”ucapnya

Meksi telah dilarang namun Korban tetap pergi menjaring ikan kemudian Sampai di pertengahan lokasi menjaring ikan itu Korban tiba tiba langsung tenggelam, dan korban sempat melambaikan tangannya meminta pertolongan.

“Melihat Korban melambaikan tangannya,  saksi panik dan selanjutnya karena situasi sepi saksi berlari ke arah timur dan bertemu dengan saksi atas nama supriadi yang merupakan Kepala dusun menjut desa Kedaro,  selanjutnya melakukan pencarian sendiri dengan menggunakan perahu,”tuturnya

sampai ditengah saksi sempat melihat korban yang sudah tenggelam dan hanyut di dalam air , dan hanya bisa mengambil jaring korban dan karena panik dan tidak bisa berenang saksi akhirnya kembali untuk meminta pertolongan kepada warga yang lebih banyak,

“kemudian dengan upaya Polsek sekotong bersama warga masyarakat melakukan pencarian di lokasi itu,  dan setelah dilakukan pencarian menggunakan perahu akhirnya korban ditemukan pada pukul 15.10 wita dalam keadaan meninggal dunia,”tegasnya

Selanjunta  korban dievakuasi ke puskesmas pelangan untuk di periksa , setelah dilakukan visum terhadap korban   pihak puskesmas menyampaikan kepada pihak kelurga korban bahwa , tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan pada korban , sehingga pihak Puskesmas pelangan menyerahkan jenazah kepada keluarga korban untuk dimakamkan.

“ Keluarga korban ikhlas menerima dengan meninggalnya almarhum Amaq Munah , dengan di perkuat surat penolakan outopsi, berita acara penolakan aotupsi,  laporan polisi , dan surat keterangan serah terima jenazah,”tutupnya

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.