Isu Penutupan Pasar Akibat Covid-19, Satgas Pangan Polda NTB Sidak Sejumlah Pasar Dikota Mataram

Redaksi7.com-Mataram-Tim gabungan dari Satgas pangan Polda NTB Bersama dengan Dinas Perdagangan Prov NTB dan Dinas Perdagangan Kota Mataram  melakukan Sidak untuk Mengimbau kepada para pedagang pasar tradisional tentang adanya berita hoax terkait  penutupan pasar tradisional pasca  beredarnya isu virus corona dan melakukan monitoring harga bahan pokok di pasar tradisional serta pasar modern yang berada di Kota Mataram. Sabtu (21/3)

Dalam kegiatan Sidak tersebut Tim dipimpin langsung Kasatgas Pangan daerah NTB  Direktur Reskrimsus Polda NTB Kombes Pol  Ekawana dan staf tim satgas pangan Polda NTB didampingi oleh Sekretaris Perdagangan pada Dinas Perdagangan Prov NTB bersama Staf serta Kabid PDN Dinas Perdagangan Kota Mataram.

“Tim telah melakukan pemantauan harga dan imbauan Hoax tentang adanya  isu penutupan pasar tradisional, kemudian tim menjelaskan bahwa tidak ada penutupan pasar tradisional, setelah itu tim melakukan monitoring harga bahan pokok,  sembako bisa di jual sampai satu minggu kedepan tergantung jumlah masyarakat yang membeli bahan pokok tersebut,“kata Direktur Reskrimsus Polda NTB Kombes Pol  Ekawana

Selanjutnya petugas lengsung pasar Tradisional Mandalika melakukan pengecekan dan  imbauan berita hoax tentang penutupan pasar pasca isu virus Corona terhadap Kepala Pasar Mandalika Sdr Ismail dan melakukan monitoring harga gula pasir di UD Bintang Mujur milik Sdr Made Mahardika,

“Dari keterangan kepala pasar dan para pedagang  menjelaskan bahwa harga gula pasir yang dijual adalah merk Tambora untuk stok baru masih tersedia sekitar 5 TON sedangkan gula pasir Tambora stok lama masih tersedia sekitar 2 TON,”ujarnya

Selanjutnya monitoring dan pengecekan harga sembako di pasar Pagesangan telah di lakukan imbauan berita hoax tentang isu penutupan pasar yang beredar dimasyarakat terhadap sdr Rusiyah selaku kepala pasar pagesangan.

“Adapun harga bahan pangan dan pokok di pasar Pagesangan : Gula pasir eceran di jual Rp 17.000-, / KG , Minyak Goreng merek Bimoli 2 L Rp 25.000-, sedangkan Minyak Goreng Merek Sovia 1 L Rp dijual seharga Rp. 15.000-, untuk stok minyak goreng dan gula pasir masih cukup banyak tersedia di pasar Pagesangan,”jelasnya

Tak hanya itu petugas melakukan  pengecekan harga sembako yang  dilaksanakan  di pasar modern (Hypermart) telah dilakukan imbauan terkait penutupan pasar- pasar pasca adanya isu  virus corona ( COVID-19).

“Adapun harga bahan pokok di hypermart, untuk ketersediaan gula pasir di hypermart sudah habis terjual 1 minggu yang lalu sebanyak 1 Ton dan di jual seharga Rp 12.500-, / KG. Untuk persediaan gula pasir di hypermart masih menunggu suplai dari gudang hypermart pusat, Beras Premium Rp 64.000-,/5 kg untuk pembelian semua beras di Hypermart hanya bisa membeli maksimal 10 KG beras per konsumen,” paparnya

Sementara itu  Kabid Humas Polda NTB mengimbau kepada masyarakat luas agar jangan percaya dengan hoax tentang isu akan  ditutupnya pasar-pasar karena Pemerintah menjamin ketersediaan Sembako disuluruh pasar baik tradisional maupun pasar modern .

“khusus kepada yang membuat hoax, Polri akan menindak tegas terhadap siapapun yang dengan sengaja membuat  dan menyebarkan berita bohong,”imbaunya

Share this:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!