Gegara Status Hoaks Covid-19, Remaja Asal Kopang Diamankan Polisi

Redaksi7.com-Mataram-Jarimu harimaumu mungkin bahasa ini cocok bagi seorang remaja berinisial SB alias EP warga asal desa bebuak kecamatan kopang kabupaten lombok tengah gara-gara membuat status korban virus corona (covid-19) di akun facebooknya, Sabtu (21/3).

Gara-gara status hoaksnya tentang warga terkena virus corona,remaja putus sekolah itu langsung di jemput oleh tim cyber ditreskrimsus polda NTB dirumahnya.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto mengatakan Remaja putus menulis status di akun facebooknya “Assalamualaikum wr wb…
Hati” untuk teman” semuanya virus corona sudah sampai Lombok kalok keluar jangan lupa pake masker tadi udah ada 3 korban di Lombok di desa Aik bual yang kena virus corona langsung di bawa ke rumah sakit di
Terara langsung dibawa ke rumah sakit selong, di Sukadana udah ada satu korban meninggal dunia dan semoga virus corona cepat hilang amin” mohon sebarkan kepada teman” yang lain agar semua tau Wassalmualaikum wr wb…,”

“Pelaku ini mendapatkan sms berisi warga terpapar virus corona, kemudian pelaku mengunggah postingan yang berisi kabar tidak pasti itu keakun facebooknya dengan nama Kecill Oi,”ungkap Artanto.

Lebih lanjut Artanto menjelaskan dari ahsil pengakuan pelaku SB, ia sengaja memposting berita tersebut dengan niat agar warga masyarakat di lombok tau terkait virus corona.

“Pelaku mengatakan sengaja memposting berita tersebut dengan niat masyarakat lainnya mengetahui tentang adanya virus corona di pulau lombok agar dapat waspada,”ujarnya

Akibat perbuatanya pelaku SB terancam pasal 28 UU ITE NO.19 TH 2016 ayat 1 tentang Informasi Bohong dengan ancaman hukuman pidana penjara 6 tahun dan denda satu miliyar rupiah.

“Pelaku tidak ditahan namun harus wajib lapor satu minggu sekali, tapi proses hukum terus berjalan”tutupnya

Lanjut Artanto menghimbau kepada warga masyarakat agar lebih bijak dalam membuat status dijejaring sosial, dengan tidak menyebarkan berita hoaks atau informasi yang tidak benar.

Share this:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!