by

BNNP NTB Ungkap Jaringan Pengedar Lintas Provinsi Modus Sembuyikan Shabu Dalam Dubur

-Uncategorized-53 views

Redaksi7.com- Lombok Tengah- Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi NTB bersama Kanwil Bea Cukai Mataram serta  Avsec Angkasa Pura I melaksanakan Operasi Gabungan secara terpadu selama 9  hari terhitung mulai tanggal 3 Maret sampai dengan  11 Maret 2020 dalam rangka melindungi dan menyelamatkan SDM NTB dari ancaman Narkoba dan berhasil mengungkap 2 (dua) kasus Narkotika Jenis Shabu jaringan pengedar lintas Provinsi dengan modus menyembunyikan di dalam dubur yang berlasngung dibadnara internasional Lombok. Rabu (12/3) kemarin.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mengungkap jaringan sindikat Narkotika Nasional maupun Internasional dengan cara mengejar dan menghentikan seseorang/kelompok orang, kapal, pesawat terbang, atau kendaraan yang diduga membawa/memuat Narkotika dan/atau Prekusor Narkotika untuk ditangkap tersangkanya dan disita barang bukti serta asetnya,” ungkap Gde Sugianyar Dwi Putra.

Dalam pengungkapan pertama petugas gabungan berhasil mengamnakan tiga orang pelaku masing-masing  berinisial IR (37)  warga  Desa Ulee Pulo Kec. Dewantara Kota Lhokseumawe. ,  MR warga  Pancor, Muhajirin Kec. Selong, Kab. lombok Timur. Dan  RB, warga kelurahan  Prapen, Kec. praya, Kab. Lombok Tengah, mereka sembuyikan barang haram tersebut dalam dubur mereka.

“Berawal di Bandara Internasional Lombok, Tim BNNP Nusa Tenggara Barat, Bea Cukai dan Avsec, telah mengamankan seseorang penumpang pesawat dari batam tujuan lombok bernama IR, dan setelah dilakukan penggeledahan awalnya ditemukan 1 bungkus kecil ganja didalam saku celananya, dan setelah di lakukan pemeriksaan dalam, ditemukan 2 bungkus bulatan yang dimasukan dari dubur diduga kuat narkotika jenis sabu, setelah diinterogasi ybs akan mengirimkan barang tersebut ke seseorang,”jelasnya

Selanjutnya Tim Berantas BNNP Nusa Tenggara Barat bersama petugas bea dan cukai melakukan pengembangan dan kemudian pada sesaat IR akan melakukan serah terima barang diduga narkotika jenis shabu kepada seseorang yg belakangn diketahui bernama MR kemudian petugas langsung melakukan penindakan terhadap mereka.

Pada hari Minggu tanggal 8 Maret 2020 sekitar pukul 01.15 wita di kawasan Jalan Bypass Bandara Internasional Lombok. 2 (dua) Bungkus Paket yang diduga Narkotika Gol.1 Jenis Sabu yang dibungkus dengan karet dgn berat bruto 150 gram Non Narkotika unit mobil grand max warna hitam dengan Nomor Polisi DR 1388 KD – 3 (tiga) unit Telepon Genggam,” bebernya

Selanjutnya tim gabungan kembali mengamankan pelaku  ZW Als SW Als HR Als YD(22 ) warga asal Dusun Tacung, Desa Tacung, Kec. Tanjung Bumi, Kab. Bangkalan, Prov. Jatimdan   AH, seorang  Sopir, alamat Dsn Tanak Awu II. Ds Tanak Awu, Kec. Pujut, Kab. Lombok Tengah, Provinsi NTB dan berhasil mengamankan narkoba  Jenis Sabu yang dibungkus dengan karet dgn berat bruto sekitar 58 gram.

“Pada hari Senin, 9 Maret 2020, sekitar pukul 15.30 wita, bertempat di Bandara Internasional Lombok, Tim BNNP Nusa Tenggara Barat, Bea Cukai dan Avsec, Berdasarkan informasi dari masyarakat telah mengamankan seseorang penumpang pesawat dr batam tujuan lombok bernama ZW Als YD, dan setelah dilakukan penggeledahan dan setelah di lakukan pemeriksaan dalam, ditemukan 2 bungkus bulatan yang dimasukan dari dubur diduga kuat narkotika jenis sabu,” katanya

setelah diinterogasi ybs akan mengirimkan barang tersebut ke seseorang . Selanjutnya Tim Berantas BNNP Nusa Tenggara Barat bersama petugas bea dan cukai melakukan pengembangan dan kemudian pada sesaat setelah ZW als YD menaiki kendaraan mobil avanza warna hitam dgn nopol DR 1460 KD petugas langsung mengamankan kendaraan tersebut beserta supirnya yg bernama A.

“Terhadap orang yg diamankan dan barang bukti dilakukan pemeriksaan di kantor BNNP Nusa Tenggara Barat. – Melakukan pemeriksaan Barang Bukti Narkotika secara Laboratories. Dan  Melakukan Penyelidikan lebih lanjut terhadap upaya peredaran gelap narkotika di wilayah Nusa Tenggara Barat,”tutupnya

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.