Ngaku Jadi Sat Pol Pp Lobar, Pria 42 Tahun Perkosa  Gadis 18 Tahun Asal Gerung

Redaksi7.com-Lombok Barat-Pelarian pelaku pemerkosan terhadap seorang gadis usia 18 tahun, oleh Tim reserse kriminal polres lombok barat, setelah dua bulan menjadi daptar pencaraian orang (DPO) saat bersembunyi didesa loke kecamatan seteluk kabupaten sumbawa,Senin (9/3).

Pelaku berinisial J alias Idi (42) warga lingkungan karang tengak kelurahan dasan geres  kecamatan gerung kabupaten lombok barat, melakukan aksi bejatnya terhadap korban berinisial MA, saat pelaku dan bebebrapa temannya mempergoki korban dan pacarnya tengah berpacaran di taman giri menang gerung.

“ Kronoligis kejadian itu, Pelaku datangi korban yang sedang  namun tengah berpacaran dengan pacarnya di taman kota giri menang gerung, pelaku mengaku sebgai petugas sat pol pp,” ungkap kasat reskrim polres lobar AKP Dhafid Siddiq.

Dengan mengaku sebagai anggota sat pol pp, pelaku membawa korban MA sedangkan pacar korban kabur, pelaku mengancam korban MA akan dibawa kerumah dinas atasanya, namun ditengah perjalanan pelaku justru membawa korban ketengah persawahan,dan langsung mengauli korban.

“Karena korban dibawah ancaman, dan takut akan di laporkan keorang tuanya, hingga korban menuruti keinginan bejat pelaku,” jelasnya

Setelah berhasil mengauli korban, pelaku langsung mengatar korban pulang dan mengatarkan sampai didepan genag rumahnya, kemudian pelaku kabur kekecamatan seteluk kabupaten sumbawa.

“Setelah medapatkan laporan dari orang tua korban,kami langsung melakukan pemeriksaan dan berhasil mennagkap pelaku di kecamatan seteluk,” ujarnya

Sementara itu pelaku J yang sehari-hari sebagai petuags pemotong pohon  mengaku sebagai petugas sat pol lombok barat, agar korban takut.

“Saya mengaku sebagi petugas sat pol pp rena banyak teman saya bertugas sebgai anggota sat pol pp,” ucapnya

Dari tangan pelaku polisi berhasil mengamankan sejumlah pakian dan hasil visum dari rumah sakit bhayangkara mataram.

“ Atas perbutanya pelaku diancam pasal 285 tentang tindak pidana pemerkosaan dengan acanaman hukuman penjara 12 tahun, “ tutup kasat reskrim polres lobar AKP Dhafid Siddiq.

Share this:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!