by

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kunjungi TPA Regional Kebon Kongok

-Uncategorized-49 views

Redaksi7.com-Lombok Barat-Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc. mengunjungi TPA Regional Kebon Kongok dalam kunjungan kerjanya di NTB.

Didampingi oleh Gubernur NTB Dr. H. Zulkifli Mansyah, Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Siti Rohmi Djalilah, M.Pd beserta rombongan, Menteri LHK berkunjung di TPA Regional Kebon Kongok, Desa Suka Makmur, Kec. Gerung, Kab. Lobar.

Kunjungan kerja ini merupakan rangkaian kegiatan pembukaan rapat kerja teknis Direktorat Jendral pengendalian pencemaran dan Kerusakan lingkungan, Kementerian lingkungan hidup dan kehutanan 2020.

Pada kesempatan itu, Dirut IP dan GM UIW  menjelaskan mengenai galery peninjauan yakni Proses Produksi Biomas Pellet RDF, Pengujian Terkait operasional di PLTU Jeranjang,  Performance Test Co firing refuse derived fuel  ( RDF)  PLTU jeranjang.

Gubernur NTB Dr. H. Zulkifli Mansyah dalam sambutannya menyampaikan bahwa, kunjungan kerja Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan ke NTB untuk meninjau langsung hasil dari Program PLTU Jeranjang dan TPA Regional dalam Pengolahan sampah.

“Saat ini sudah berjalan penelitian dan pengembangan Pengelolaan sampah menjadi energi melalui Co-Firing PLTU jeranjang menggunakan Pellet RDF,” ujarnya.

Diharapkan Program penelitian dan pengembangan Pengelolaan sampah ini dapat berjalan lancar dan dapat mengurangi Sampah.

Sementara itu, Menteri lingkungan hidup dan kehutanan Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc., mengapresiasi teknologi RDF Stasiun TPA di NTB.

“Dengan trobosan teknologi ini sangat bagus, sehingga harapannya agar dapat mendorong mengenai sistem Registrasi,” ungkapnya.

Siti Nurbaya berpesan, apabila sudah berjalan harus dilakukan pendaftaran untuk emisi karbon, yang terpenting adalah teknologi ini didaftarkan ( registrasi ) di Menkumham, karena hak cipta inovasi ini milik NTB.

Seperti yang dijelaskan oleh Dirut IP dan GM UIW, Proses Pengolahan baru dapat mengolah sampah 30 Ton perhari.

Kedepannya akan dioptimalkan menjadi 100 Ton, sehingga akan membantu menyelesaikan persoalan sampah, khususnya NTB dan Indonesia pada umumnya.

Kegiatan Kunjungan Kerja Menteri lingkungan hidup dan kehutanan ini mendapat pengamanan dari Polres Lombok Barat berlangsung aman dan lancar.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.