by

KH. Said Aqil Sirodj Meletakkan Batu Pertama Jembatan Penghubung Kantor Cabang NU Lobar

-Uncategorized-55 views

Redaksi7.com-Lombok Barat-Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Sirodj melakukan peletakan batu pertama pembangunan jembatan penghubung kantor cabang NU kabupaten lombok barat, yang berlangsung didesa Dasen geres Pande Kecamatan Kuripan Kabupaten Lombok Barat.Senin (2/3) kemarin.

Ketua PCNU Kabupaten Lombok Barat DR Nazar Nammy menyampaikan ucapan syukur atas kehadiran Ketua BPNU dalam acara peletakkan batu pertama pembuatan Jembatan Kantor PCNU Kabupaten Lombok barat Yang di mana pembangunan awal Kantor awal tahun 2017. 

“ Dalam peletakan Pertaman pembangunan Kantor pada peletakan batu pertama yakni KH. Makruf Amin dan luas  lahan tanah kantor PCNU ini Seluas 6,7 are,”ucap Nazar Nammy

Selain itu dalam pembangunan Kantor PCNU lombok barat  ini  banyak di bantu oleh Pemerintah Daerah Kab. Lobar dan beberapa anggota DPRD Kab. Lombok Barat.

“Kami merasa berkewajiban membangunkan identitas ke NUan diLombok Barat yang selama ini telah mati suri dan Kantor ini merupakan sarana untuk mencapai hal tersebut sehingga bisa terlihat oleh masyarakat luas di Kab. Lombok Barat,” jelasnya

Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Sirodj mengaku senang  bisa menyaksikan pembangunan kantor PCNU Kab. Lombok Barat dan sehingga NU di lombok barat lebih jelas.

“Kita hidup di negara kebangsaan bukan negara Islam, sehingga kita tidak bisa menyebabkan negara untuk mensyiarkan Islam tetapi kita berkewajiban memperjuangkan agama terutama alsunnah waljamaah,” ungkap  Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Sirodj

Pendiri NU menyadari bahwa negara Indonesia tidak bisa menjadi negara Islam, sehingga mendukung pembentukan negara Indonesia menjadi Negara Nasionalis. Untuk mencegah Rakyat Indonesia tidak beriman maka KH. Hasyim As’ari membuat jargon Hubbul Watthon minal iman yang artinya Cinta Tanah Air sebagian dari Pada Iman.

“Karna kita berpegang dengan Alsunnah Wal jamaah maka kita peregangan kepada ulama ulama kita KH. Imam asari. Yang ajarannya Islam yang moderat, Wasyatiyah dan tidak Radikal,” jelasnya

Kegiatan ini dihadiri oleh ketua dan anggota DPRD  Kab. Lombok Barat, Kadis Perkim Kab. Lombok Barat.Lalu Winengan, ketua KNPI Kab. Lobar Ari Suhaimi, dan Pengurus NU Kab. Lombok Barat.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.