by

Polres Lobar Ungkap Kasus Jaringan Narkoba Dikendalikan Dari Lapas Mataram

-Uncategorized-48 views

Redaksi7.com-Lombok Barat-Polres Lombok barat berhasil mengungkap dua pelaku pengedar narkoba jenis shabu  dikendalikan dari seorang napi diLapas mataram, Rabu (26/2) kemarin.

Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus S. Wibowo, dalam ketarangan presnya mengungkapkan berawal tertangkapnya pelkau berinisial U disalasah satu tempat hiburan malam di senggigi.

“Pengungkapan ini, Berawal dari hasil penyelidikan di Tempat Kejadian Perkara yaitu di salah satu Cafe di Wilayah Senggigi,” ungkapnya.

Tim Opsnal res narkoba berhasil mengamankan seseorang pelkau  berinisal U, yang diduga salah satu pengedar yang ada di Wilayah Hukum Polres Lombok Barat.

“Setelah dilakukan penggeledahan, Tim Opsnal menganankan Barang Bukti yang diduga jenis sabu-sabu, sebesar 1,09 gram, barang bukti ini di dapatkan di kendaraan tersangka dan sejumlah uang,” jelasnya.

Setelah dilakukan pengembangan, Polisi kembali mengamankan seseorang yang diduga kuat termasuk dalam sindikat peredaran narkoba yaitu tersangka berinisial MS, warga dasan agung, Kecamatan Mataram, Kota Mataram.

Setelah dilakukan pengembangan kembali, berdasarkan pengakuan atau keterangan dari tersangka, sindikat yang diuangkap saat ini diduga kuat adalah sindikat peradaran narkoba yang berasal dari lapas di Mataram.

“Setelah dilakukan upaya penyelidikan, dan pengembangan terhadap dua orang tersangka ini, Polisi mengamankan Barang Bukti yang diduga narkoba jenis sabu seberat 21 gram lebih,” imbuhnya.

Disamping itu pula, diamankan barang bukti yang lain dengan perincian antara lain bong, korek, gunting, klip untuk mengemas sabu-sabu, alat penimbang dan sejumlah uang.

Terhadap tersangka, saat ini sudah dilakukan penahanan dan menahan yang bersangkutan di Rutan Polres Lombok Barat.

Terkait peredaran narkoba yang diduga dikendalikan dari dalam Lapas, kapolres menjelaskan bahwa diduga kuat seorang penghuni lapas memiliki keterlibatan dengan tersangka termasuk barang-barang yang didapatkan dari tersangka ini.

“Selanjutnya akan terus dikembangkan untuk mengarah kepada uang lebih besar lagi yaitu mengungkap bandar berdasarkan keterangan dari tersang-tersangka yang telah didalami,” tutupnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.