by

Tukang Ojek Dimataram Nyambi Jadi Pelangsir Shabu

-Uncategorized-32 views

Redaksi7.com-Mataram—Komitmen memberantas penyalah gunaan narkoba. Satresnarkoba Polresta Mataram kembali berhasil mengungkap  jaringan peredaran narkoba di Lingkungan Karang Bagu, Kelurahan Karang Taliwang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Rabu (26/2)

Pelaku berinisial SU (49 tahun) warga Karang Bagu Kota Mataram. Ia ditangkap karena diduga sebagai orang suruhan (pelangsir) pengedar sabu di wilayah itu. Pria yang seharinya berprofesi sebagai ojek itu ditangkap petugas.

‘’ SU ini pelangsir sabu. Kita tangkap 21 Februari sekitar pukul 01.30 wita. Dini hari dia kita tangkap,’’ terang Kasat Narkoba Polresta Mataram, AKP Kadek Adi Budi

Pelaku SU  disebut sebagai pelangsir sabu di Karang Bagu. Prakteknya, pelaku menerima uang dari seseorang. Kemudian menerima order membeli sabu di Karang Bagu. Selanjutnya, sabu yang dibeli akan dijual lagi kepada orang lain.

‘’ Pelangsir berbeda dengan kurir. Pelangsir itu hanya suruhan saja,’’ ungkap Kadek.

Penangkapan SU cukup berbelit. Petugas bercucuran keringat menangkap SU. Karena saat penangkapan. Terjadi aksi kejar-kejaran dengan pelaku. SU melarikan diri saat tahu kedatangan petugas. Nasib SU bertambah apes dan sial. Tubuh tambunnya tidak kuasa mengimbangi gesitnya kejaran petugas. Ia tertangkap di Gang Kubur Karang Bagu.

‘’ Karena tubuhnya gemuk. Pelaku jatuh saat kita kejar. Makanya langsung bisa kita tangkap,’’ kata Kadek.

Saat Petugas melakukan pengeledahan badan ditemukan Dua poket kristal bening yang diduga sabu dengan  Masing-masing seberat 0,34 gram. Sehingga total shabu yang ditemukan petugas 0,68 gram. Selain itu, uang Rp 300 ribu yang diduga transaksi shabu ikut diamankan petugas.

‘’ Lengkap dengan barang buktinya kita temukan,’’ paparnya.

Introgasi petugas, pelaku sebagai penyalahguna aktif. Modus yang dilakukan pelaku. Kerap membelikan sabu untuk orang lain. Ia selanjutnya mengambil posisi atau menunggu di Gang Kubur Karang Bagu.

‘’ Keuntungannya Rp 100 ribu setiap membelikan sabu. Pengakuannya baru empat kali. Itu pengakuannya dan masih akan kita kembangkan,’’ tegas Kadek.

Perbuatan pelaku terancam dijerat pasal 114, pasal 112 dan pasal 127 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal 4 tahun penjara.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.