by

Sinergi, Lombok Barat Dan Bangli Bentuk Kerjasama Dibidang Perdagangan

-Uncategorized-71 views

Redaksi7.com-Lombok Barat-Untuk mempererat hubungan perdagangan antara daerah Rabu, 26 Ferbruari 2020 bertempat di kantor Bupati Lombok Barat, telah dilaksanakan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Bangli, Provinsi Bali dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Provinsi NTB mengenai distribusi dan pemasaran pangan antara Kab. Bangli dan Kab. Lombok Barat oleh Bupat Bangli I Made Gianyar dan Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid. Rabu (26/2)

Menurut I Made Gianyar, kesepakatan ini merupakan perwujudan sinergi saling membantu antara Bangli dan Lombok Barat dalam distribusi dan pemasaran pangan, yang sejalan dengan spirit Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana.

“komoditas yang kami pasarkan dari Bangli antara lain adalah produk bawang merah dan telur. Selain itu kami juga ingin belajar dengan TPID Lombok Barat karena tahun lalu menjadi TPID terbaik”.
Senada dengan I Made Gianyar, H. Fauzan Khalid mengatakan dengan adanya kesepakatan bersama ini diharapkan dapat mempercepat distribusi dan pemasaran pangan serta sebagai langkah penyelesaian hambatan dan inflasi yang ditetapkan oleh pemerintah.

“Untuk Lombok Barat, komoditi yang kami siapkan adalah produk jagung, cabe, pisang, pakan ternak, kelapa, dan jamur. Tapi tentu untuk komuditas lain juga bisa kita lakukan jika dibutuhkan dan potensinya bagus”. ujar Fauzan.
Semetera itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB Achris Sarwani menyambut baik penandatanganan kerja sama perdagangan antara Bangli dan Lombok Barat. Menurutnya pengendalian inflasi di daerah sangat dipengaruhi oleh supply atau ketersediaan komoditas, sedangkan di sisi lain, setiap daerah tidak bisa memproduksi seluruh kebutuhan pokoknya secara mandiri sehingga sangat membutuhkan supply dari daerah lain. Pengendalian inflasi di suatu daerah tidak bisa hanya ditangani sendiri oleh daerah tersebut, perlu kerjasama dan koordinasi antar daerah agar pengendalian harga dapat berjalan dengan lebih efektif dan optimal.

“Kita harapkan dengan adanya kerja sama ini, kita bisa mengetahui di daerah tertentu kelebihan pasokan atau kekurangan pasokan komoditas apa, sehingga proses distribusi bisa dilakukan dengan lancar dan tepat” pungkas Achris.

Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Sapto Widyatmiko mengungkapkan bahwa Bank Indonesia Provinsi Bali terus mendorong kerja sama perdagangan antar daerah untuk memastikan harga komoditi tetap stabil.

“Meskipun perdagangan antar daerah tetap dapat dilakukan tanpa adanya kesepakatan bersama, namun dengan adanya kesepakatan bersama proses koordinasi serta pertukaran informasi dan data bisa dilakukan dengan lebih cepat”. Ujar Sapto.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.