Polsek Sekotong Ungkap Dua Pelaku Sindikat Pencurian Ternak , Satu Pelaku Ditembak

Redaksi7.com-Lombok Barat-Tim uler kepu polsek sekotong berhasil menangkap dua orang pelaku sindikat pencurian dengan pemberatan pencurian ternak di dusun tangin-angin desa buwun mas kecamatan sekotong kabupaten Lombok barat, satu pelaku dihadiahi timah panas petugas, Jumat (14/2).

Kedua pelaku masing-masing berinisial JM alias Hir (40 ) Dusun Tangin angin Desa Buwun Mas dan LM alias Lembut (26) warga asal Alamat Dusun Pelan Desa Mareje, Kecamatan Lembar Kabupaten lombok barat, satu pelaku  JM terpaksa kakinya oleh petugas karena melawan saat dilakuakn penangkapan .

Kapolsek sekotong Iptu I Made Sumerta didampingi kasubbang humas polres lombok barat Iptu Ketut Sandiarsa mengungkapan atas laporan warga desa teangin-angin yang mengaku keghilangan dua ekor sapinya petuags langsung melakukan pemburuan terhadap sindikat pelaku pencurian ternak.

“kita bentuk tim ulet kepuh selang tiga hari petugas berhasil mengamankan kendaraan truk yang digunakan untnk mengangkut sapi dan terungkap otak pelaku pencurian adalah JM bersama LM,” ungkapnya

Diatas teruk polisi berhasil mengamankan dua ekor sapi yang hendak akan dibawa ke Lombok tengah melalui desa batu jangkih untuk dijuakl belikan.

“Setelah mendapat info tersebut dilakukan pengejaran oleh tim polsek sekotong namun yang berhasil diamankan hanya Truk dan sopirnya,” jelanya

Dari hasil introgasi sopir truk sapi tersebut disuruh oleh pelaku LM alias lembut untuk dijual ditempat jagal didesa trowai lombok tengah, dan sapi berhasil ditemukan petugas didalam kebun.

“dari interogasi terhadap Pelaku 1 dan mengaku bahwa telah memuat sapi curian yang di suruh mengangkut oleh Sdr. Lembut. Sapi tersebut di jual di tempat jagal di desa Trowai Lombok Tengah, kemudian tim langsung menuju Desa Trowai untuk mengamankan sapi curian tersebut, namun pemilik jagal tidak ada di tempat, dan sapi tersebut di temukan di kebun dekat dengan pemilik rumah jagal,” ujarnya

Dari tangan pelaku polisi berhasil mengamankan dua bilah senjata tajam dan lampu center yang digunakan pelaku saat melakukan aksi pencurian, serta sejumlah uang diduga hasil penjualan sapi curian.

“ Kedua pelaku diancam pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” tegasnya

Sementara itu pelaku JM mengaku ia mencuri tiga ekor sapi, dua dijual kelombok tengah dan satu di semblih sebgai dijualk dan sebagian lagi untuk dikomsumsi.

“Saya jual dua ekor sapi itu 28 juta rupiah, satu ekor saya semblih untuk dimakan,” katanya

Kapolsek sekotong menghimbau kepada warga agar melaporkan kepihak kepolisian jika ada hewan ternaknya hilang dicuri.

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *