BNNP NTB Gagalkan Peyelundupan 2 Kg Shabu Asal Aceh

Redaksi7.com-Mataram- Di awal bulan  tahun 2020, petugas dari  Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi NTB berhasil menangakpa tiga orang pria membawa 2 kilo gram shabu  atau setara denagn tiga miliyar rupiah, yang berlangsung didepan salah satu hotel berbintang di senggigi kecamatan batu layar kabupaten lombok barat, Sabtu (6/1)

Indentitas para pelaku yakni inisial RR (32) warga Provinsi Aceh, inisial FF (27) warga Kabupaten Sumbawa Barat dan BHA (19) warga Sekarbela Kota Mataram.

“Ketiga pelaku dan barang bukti sabu  diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kepala BNN Provinsi NTB, Brigjen Pol Gde Sugianyar Dwi Putra

Keberhasilan BNNP NTB dalam  mengungkap jaringan Narkoba ini  berawal adanya informasi dari masyarakat, dimana akan ada transaksi Narkoba jenis sabu yang dibawa oleh pelaku RR menggunakan pesawat dari aceh dan akan diserahkan kepada pemesan yakni pelaku FF di Mataram.

“Setelah dilakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti Narkotika jenis shabu sebanyak 6 paket bungkus plastik yang diperkirakan seberat 2 (dua) Kilogram,” jelasnya.

Rencananya shabu seberatr 2 kilo gram tersebut akan diedarkan wilayah kabupaten sumbawa.

Adapun barang bukti yang yang berhasil disita petugas dari para Pelaku yakni 6 paket bungkus plastik bening berisikan diduga narkotika jenis sabu / metamfetamin dengan berat bruto yang diperkirkan seberat 2 Kilogram, satu buah koper warna coklat, satu unit Handphone merek samsung warna putih, satu unit HP merk Vivo warna hitam, satu unit HP merk samsung warna hitam, satu unit HP merk Oppo A5S warna biru, satu unit HP nokia warna hijau, satu unit Sepeda Motor Honda Scoopy warna Merah Hitam Nopol DK 6021 AB dan timbangan digital.

“Atas perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 114 (2) atau pasal 112 (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman, Pidana Mati, Pidana Penjara Seumur Hidup, Pidana Penjara minimal 6 Tahun atau maksimal 20 Tahun,” ujarnya.

Kasus shabu sebesar 2 kilo gram ini. Masih dalam pengembangan petugas BNNP NTB untuk mengungkap pelaku lainnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *