Terlibat Pembakaran Kendaran,Kakek 60 Asal Desa Pene Diciduk Polisi

Redaksi7.com-Lombok Timur-Tim Resmob Polres Lotim Gabungan kembali melakukan penangkapan seorang pelaku pembakaran dan merusak  satu unit kendaraan roda empat milik warga asal dusun penendem desa senyiur kecamatan keruak kabupaten lombok timur.

Pelaku seorang pria paruh baya berinisial MT alias Amaq Erna (60) warga asal dusun montong kelelek desa pene kecamatan jerowaru kabupaten lombok timur, di tangkap petugas dirumahnya tanpa ad a perlawanan

“Tim Resmob Sat Reskrim Polres Lotim, Anggota Polsek Keruak dan Anggota Polsek Jerowaru Telah melakukan pengembangan terhadap salah satu teman pelaku yang sebelumnya sudah tertangkap dan berhasil menangkap lagi 1 Orang Pelaku pembakaran dan atau Pengerusakan 1 Unit Kendaraan Roda 4 yang terjadi di Dsn. Penendem, Ds. Senyiur, Kec. Keruak, Kab. Lotim,” Ungkap Kasat Reskrim Polres Lotim  AKP I Made Yogi.

Lebih lanjut yogi menjelaskan pelaku Mt dan temannya yang terlebih dahulu ditangkap petugas mengaku mereka nekat membakar dan meruskan kendaraan korban yang tengah terparkir di garasi rumah koban, karena disuruh oleh seseorang denagn imbalan lima juta rupiah.

“ Pelaku yang berjumlah dua melakukan pembakaran terhadap 1 Unit Mobil Suzuki Carry milik korban yang terparkir di garasi rumah korban, deangan 1 jerigen Bensin Berisi 10 Liter setelah api membesar pelaku meninggalkan TKP, dari hasil interogasi tim setelah kedua pelaku tertangkap bahwa pelaku melakukan aksinya tersebut di suruh dan dibayar oleh seseorang di bayar dengan uang sebesar Rp 5.000.000,” jelas Yogi

Sementara itu tim resmob polres lombok timur terus mengejar aktor intelektual penyuruh kedau pelkau untuk membakar kendaraan korban.

“Aktor intelektual yang menyuruh kedua pelaku untuk membakar dan merusak mobil korban dalam pengejaran TIM,” ucap Yogi

Saat ini Pelaku dan Barang Bukti diamankan di Polsek Keruak guna pengembangan dan  Proses hukum lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *