Bejat, Pria Dilotim Tega Cabuli Adik Iparnya Usia 8 Tahun

ilustrasi

Redaksi7.com-LombokTimur-Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres lombok timur  menciduk pria berinisial BR (38) pelaku pencabulan anak di bawah umur. Tragisnya yang masih berusia berusia 8 tahun tersebut merupakan adik ipar dari pelaku itu sendiri.

“ Unit PPA Satreskrim Polres Lombok Timur pada hari Minggu tanggal 6 Oktober 2019 mengamanakan tersangka BR, Umur 38 tahun, Desa Selebung, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur sesuai dengan laporan kakak korban” Ungakap Purnama

Selain itu purnama menjelaskan aksi bejat pelkau BR terngkap setelah kaka korban yuliana melaporkan kepihak kepolisian bahwa adikynya telah menjadi korban kekerasna seksuald an pencabulan.

“Sehari sebelumnya kakak korban Yuliana 28 tahun, pekerjaan ibu rumah tangga, alamat  Desa Selebung, Kecamatan Keruak Kabupaten Lombok Timur melaporkan kejadian yang telah menimpa adik perempuannya inisial M umur 8 Tahun. Ia melaporkan bahwa adiknya tersebut telah menjadi korban tindak pidana kekerasan seksual dan perbuatan cabul,” ucap Purnama.

Kejadian bejat tersebut berawal saat kakak korban yuliana curiga dengan adiknay mengleuh kesakitan saat membuang air kecil, dari keterangan anaknya bahwa BR telah memasukan tangannya kedalam kelamin bibiknya.

“Sebelumnya kakak korban curiga akan adiknya yang mengeluh sakit saat buang air kecil. Kemudian ia memanggil anaknya inisial O umur 6 Tahun dan menanyakan kenapa bibikmu? Dari keterangan anaknya tersebut mengatakan bahwa tersangka BR telah memasukkan tangannya kedalam alat kelamin bibik M katnya,” ujar Purnama

Selain memasukan jari tangannya kealat vital korban, pelaku BR tegas mencabuli korban denagn modus mengedang korban.

“ Kemudian pelapor  memanggil korban dan menanyakan apa yang terjadi, dari keterangan korban bahwa tersangka BR telah memasukkan jari tangan kanannya kedalam kelaminnya sebanyak dua kali kemudian korban digendong dan pada saat itu tersangka memasukkan alat kelaminnya kedalam kelamin korban,” kata Purnama

Mendengar cerita adiknya tersebut ia merasa keberatan dan langsung melaporkannya ke SPKT Polres Lotim. Mendapat laporan dari kakak korban kemudian Unit PPA Satreskrim Polres Lotim membawa korban M kerumah sakit untuk dilakukan visum, dari hasil visum tersebut petugas kemudian melakukan penangkapan terhadap tersangka BR dirumahnya.

“Ia benar, tersangka BR yang juga merupakan suami kedua dari pelapor sudah kami amankan dan korban juga sudah kami visum untuk kepentingan penyidikan” ucap  Kasatreskrim Polres Lotim  melalui Kabidhumas Polda NTB.

Akibat perbuatanya Tersangka BR akan dijerat dengan Pasal 81 dan Pasal 82 UU RI No.35 Tahun 2014 Perubahan Atas Undang-Undang Negara Republik Indonesia Nomor 23 tahun 2002,Tentang Perlindungan Anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *